Gaya Gravitasi: Gaya Utama yang Menarik Anda ke Bawah
- Terjun Payung
Cuan – Pada saat penerjun melompat dari pesawat, gaya utama yang bekerja pada tubuhnya adalah gaya gravitasi. Gaya ini menarik massa penerjun ke pusat bumi dan menyebabkan percepatan ke bawah. Sesuai Hukum Kedua Newton (F=ma), gaya gravitasi (Fg) yang bekerja pada penerjun adalah hasil kali dari massa penerjun (m) dan percepatan gravitasi (g), atau Fg=mg. Pada awalnya, kecepatan penerjun akan terus meningkat karena gaya gravitasi ini.
Gaya Gesek Udara (Hambatan Udara): Perlawanan dari Udara
Saat kecepatan penerjun bertambah, ada gaya lain yang mulai bekerja: gaya gesek udara atau hambatan udara (Fd). Gaya ini berlawanan arah dengan gerak penerjun, atau ke arah atas. Besar gaya gesek udara tergantung pada beberapa faktor, seperti:
Koefisien hambatan (Cd): Tergantung pada bentuk tubuh penerjun. Posisi tubuh yang rata dan terbuka akan memiliki koefisien hambatan yang lebih besar.
-
Luas penampang (A): Luas permukaan tubuh yang menghadap arah gerak. Posisi spread-eagle (membentangkan tangan dan kaki) memiliki luas penampang yang besar.
Kerapatan udara (ρ): Kerapatan udara akan lebih kecil pada ketinggian yang lebih tinggi.
-
Kuadrat kecepatan (v2): Gaya gesek udara meningkat secara eksponensial seiring bertambahnya kecepatan.
Rumus untuk gaya gesek udara adalah Fd=21ρv2ACd.